Jumat, 12 Agustus 2011

DEAR IBU



Sembilan bulan kau mengandungku, aku tahu sembilan bulan itu bulan waktu yg cepat. Dimana di waktu sembilan bulan itu engkau selalu merasa letih, lelah, capek, bahkan engkau pasrah dan ikhlas jiwa nyawamu itu melayang hanya demi aku yang sedang di dalam kandunaganmu itu untuk lahir ke dunia yang indah ini.
Aku yakin disetiap helaan nafasmu selalu terukir sebutir doa untukku anakmu yang baru lahir ke dunia ini. Doamu tak lain dari ini “Ya Tuhan, semoga anakku menjadi anak yang saleh, selalu berbakti kepada kedua orang tua dan berilah iya kesehatan lahir dan batin”
Sekarang aku sudah beranjak remaja, umurku pun sudah mau mencapai 15 tahun, tapi sampai detik ini  aku belum bisa membalas semua perjuangan ibu dari mengandungku sampai membesaranku, aku juga belum bisa membuat ibu menangis bahagia karena ibu bangga denganku. Yang aku bisa sekarang hanya membuat ibu menangis karena aku sering menyusahkan ibu, bahkan aku sering melukai hati dengan kata-kata dan perbuatanku.
Ibu, apakah engkau akan memaafkan semua salah yang telah ku perbuat kepada mu?  Aku ingin sekali membuat mu menangis bahagai karena melihat anakmu ini menjadi orang yang sukses. Aku ingin selalu melihat wajah indahmu di setiap aku membuka mata hingga aku memejamkan mata .
Terima kasih Tuhan karena engkau telah memberikan aku Ibu sebaik baiknya semua Ibu di dunia ini. Berikanlah kesehatan untuk Ibu ku Tuhan, karena tanpa Ibu aku tak pernah ada di dunia ini dan aku tak pernah tau dunia itu apa. Sebab itu lah Tuhan, aku ingin engkau memberikan Ibu ku umur panjang.
Terima kasih Ibu karena engkaulah aku ada di dunia ini dan tahu apa arti sesungguhnya dunia itu apa. Terima kasih atas kehangatan kasih sayangmu  yang selalu memeluk tubuh ku ini, dan terima kasih atas doa mu yg selalu memgema gema di udara. Takkan pernah ada habisnya bila ku ucap terima kasih kepada mu ibu, karena engkau adalah Ibu tersempurna bagi ku. LOVE YOU MOM

Tidak ada komentar :

Posting Komentar